Artikel

Kesepakatan Bercerai Bersama, Mungkinkah di Pengadilan?

Pasangan yang ingin berpisah sering mencari cara yang lebih tenang dan terarah. Karena itu, banyak pasangan mempertanyakan apakah mereka dapat mengajukan kesepakatan bercerai bersama. Pertanyaan ini muncul karena mereka berharap proses cerai berlangsung damai. Selain itu, mereka ingin menghindari konflik panjang di persidangan. Oleh karena itu, memahami aturan hukumnya menjadi langkah penting sebelum memulai proses cerai.

Pada dasarnya, hukum Indonesia mewajibkan setiap perceraian melalui putusan pengadilan. Namun, pasangan tetap dapat membuat kesepakatan bersama mengenai banyak hal. Dengan demikian, pengadilan tetap menghormati kesepakatan itu selama seluruh prosedur formal tetap diikuti. Akibatnya, proses cerai dapat berlangsung lebih cepat dan lebih ringan secara emosional.

Apakah Kesepakatan Bercerai Bersama Bisa Diproses di Pengadilan?

Jawabannya bisa, meskipun prosesnya tetap melalui gugatan cerai. Selain itu, hakim harus memastikan alasan perceraian memenuhi ketentuan undang-undang. Karena itu, pasangan tetap harus menyampaikan alasan yang sah meskipun mereka sudah sepakat.

Kemudian, pengadilan wajib memerintahkan mediasi. Jika mediasi gagal, pasangan tetap dapat melanjutkan proses cerai berdasarkan kesepakatan mereka. Setelah itu, hakim akan memeriksa para pihak sebelum menjatuhkan putusan cerai. Dengan mekanisme ini, kesepakatan tetap berjalan dalam jalur hukum yang benar.

Bentuk Kesepakatan yang Dapat Diajukan Bersama

Kesepakatan bersama dapat mencakup banyak hal penting. Selain itu, kesepakatan ini membantu mempercepat sidang karena hakim tidak perlu menyelesaikan sengketa di antara para pihak. Poin kesepakatan biasanya mencakup:

  1. Hak asuh anak,
  2. Nafkah anak,
  3. Pembagian harta bersama (jika islam) dapat diajukan bersama cerai,
  4. Penentuan siapa yang mengajukan gugatan cerai.

Dengan adanya poin-poin tersebut, proses cerai bergerak lebih tertib. Bahkan, pasangan dapat menghindari perdebatan panjang karena semua keputusan dibuat sebelum sidang dimulai. Akibatnya, suasana sidang juga menjadi lebih kondusif.

Apa Dasar Hukumnya?

Tidak ada aturan khusus mengenai kesepakatan bercerai bersama. Meskipun demikian, Undang-Undang Perkawinan tetap mensyaratkan bahwa perceraian hanya dapat dilakukan melalui putusan pengadilan. Oleh karena itu, kesepakatan tidak dapat menggantikan proses pengadilan.

Selain itu, Peraturan Mahkamah Agung tentang Mediasi memberi ruang bagi pasangan untuk mencapai kesepakatan mengenai akibat perceraian. Selanjutnya, mediator dapat mencatat kesepakatan itu dalam berita acara. Dengan cara ini, hakim memiliki dasar yang jelas saat melanjutkan pemeriksaan.

Bagaimana Proses Cerai Jika Sudah Sepakat?

Ketika pasangan sudah mencapai kesepakatan, mereka dapat mengikuti langkah berikut agar proses cerai berjalan lebih cepat:

  1. Menentukan pihak penggugat.
    Meskipun sepakat, tetap harus ada satu pihak yang mengajukan gugatan.
  2. Menyiapkan dokumen perkawinan.
    Dokumen lengkap membuat proses berjalan lebih cepat.
  3. Membuat draft kesepakatan.
    Kesepakatan tertulis mempermudah hakim memahami persetujuan para pihak.
  4. Mengikuti mediasi.
    Mediator memastikan kesepakatan dibuat tanpa tekanan.
  5. Mengikuti pemeriksaan persidangan.
    Setelah itu, hakim akan menjatuhkan putusan cerai.

Dengan langkah-langkah ini, proses cerai berlangsung lebih rapi. Selain itu, pasangan dapat menjaga hubungan tetap baik setelah perceraian, terutama ketika mereka memiliki anak.

Apa Keuntungan Menyepakati Perceraian Sejak Awal?

Kesepakatan bercerai bersama menawarkan banyak manfaat. Selain membuat proses lebih cepat, kesepakatan juga mengurangi beban emosional. Keuntungan lainnya antara lain:

  1. Proses sidang tidak memakan waktu lama,
  2. Pasangan menghindari pertengkaran di persidangan,
  3. Biaya perkara menjadi lebih terukur,
  4. Hubungan tetap harmonis demi kepentingan anak,
  5. Keputusan dibuat tanpa tekanan.

Dengan manfaat tersebut, banyak pasangan memilih jalur ini agar perceraian berlangsung lebih damai.

Kesimpulan

Kesepakatan bercerai bersama sangat mungkin diproses di pengadilan. Meskipun demikian, pasangan tetap harus mengikuti prosedur hukum. Dengan demikian, proses cerai tetap sah, terarah, dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. Karena itu, kesepakatan bersama menjadi pilihan yang bijak bagi pasangan yang ingin berpisah secara damai.

Konsultasi Perceraian – Legal Keluarga

Jika Anda ingin memastikan seluruh proses berjalan benar, Anda dapat berkonsultasi dengan Legal Keluarga. Kami membantu menyusun kesepakatan, mengurus hak asuh anak, serta membagi harta bersama.

📞 WhatsApp/Telepon: 0813-8968-6009
📧 Email: klien@legalkeluarga.id
🌐 Website: legalkeluarga.id

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?