Artikel

Cara Mengajukan Gugatan Cerai di Pengadilan Agama

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pertanyaan :

Bagaimana cara mengajukan gugatan perceraian di Pengadilan Agama oleh isteri atau suami ?

Jawaban :

Dibawah ini kami dari Legal Keluarga akan memberikan mekanisme dan cara mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama baik yang dilakukan Isteri atau suami, yaitu sebagai berikut :

Menyiapkan syarat mengurus perceraian

Terdapat syarat yang perlu dipersiapkan untuk mengurus perceraian di Pengadilan Agama, yaitu:

  1. KTP Pihak yang mengajukan gugatan / permohonan cerai;
  2. Alamat Lengkap dari pihak yang digugat cerai;
  3. Buku Nikah;
  4. Akta Kelahiran Anak dan KK (Kartu Keluarga), jika meminta hak asuh anak.
  5. Menyiapkan daftar bukti asset yang diperoleh selama perkawinan, jika meminta pembagian harta gono gini (harta bersama);
  6. Siapkan 2 (dua) orang saksi dari keluarga atau kerabat terdekat.

Gugatan Cerai dapat digabungkan dengan Permintaan lainnya

Dalam mengajukan gugatan perceraian, maka pihak yang mengajukan gugatan perceraian dapat menggabungkan gugatan cerai dengan permintaan lainnya seperti:

  1. Permintaan nafkah untuk mantan isteri seperti nafkah Iddah, mut’ah, dan Madliyah (Nafkah Lampau);
  2. Permintaan hak asuh anak (hadhanah);
  3. Permintaan nafkah anak (biaya hadhanah);
  4. Permintaan Pembagian harta gono gini;

Permintaan terkait Nafkah mantan isteri seperti nafkah Iddah, mut’ah dan Madilyah (nafkah lampau) umumnya diminta apabila pihak yang mengajukan cerai di Pengadilan Agama adalah suami, sehingga pihak suami hanya dapat menjatuhkan talak kepada isterinya jika telah melunasi nafkah tersebut.

Adapun dasar hukum Penggabungan gugatan cerai yang dimaksud diatas diatur dalam Pasal 86 ayat (1) UU Peradilan Agama, yaitu : 

Gugatan soal penguasaan anak, nafkah anak, nafkah istri, dan harta bersama suami istri dapat diajukan bersama-sama dengan gugatan perceraian ataupun sesudah putusan perceraian memperoleh kekuatan hukum tetap.”

 Menentukan Letak Pengadilan Agama Mengurus Perceraian

Dalam mengajukan gugatan cerai, maka penting untuk menentukan letak pengadilan agama mengurus perceraian.

Letak pengadilan mengurus perceraian adalah ditentukan dari wilayah tempat tinggal isteri saat ini.

Contoh :

Jika isteri bertempat tinggal di wilayah Jakarta Selatan, maka isteri mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Demikian juga jika suami yang ingin mengajukan gugatan cerai yang bertempat tinggal di Tangerang Selatan sedangkan isteri bertempat tinggal di Jakarta Barat, maka gugatan cerai diajukan di Pengadilan Agama Jakarta Barat.

Berapa Lama mengurus perceraian di Pengadilan Agama

Mengurus perceraian di Pengadilan Agama umumnya berjalan sekitar 3 (tiga) bulan hingga keluar akta cerai. Namun hal tersebut berjalan lebih lama jika terdapat pihak yang tidak ingin bercerai, sehingga proses akan berlangsung lebih lama jika pengadilan agama telah memutus perceraian dikarenakan pihak tersebut mengajukan upaya hukum banding hingga kasasi yang menyebabkan akta cerai dapat keluar setelah proses selesai 1 (satu) tahun lebih.

Baca Juga : Berapa lama proses perceraian di Pengadilan

Jasa Pengacara Perceraian di Pengadilan Agama

Mengurus perceraian tidak wajib menggunakan jasa pengacara, namun apabila pihak suami atau isteri tidak memiliki waktu cukup untuk mengurus perceraian seperti membuat gugatan, mendaftarkan gugatan hingga hadir di persidangan, maka solusi terbaik adalah menggunakan jasa pengacara perceraian.

Adapun keuntungan yang didapatkan jika menggunakan jasa pengacara perceraian:

  1. Membantu klien membuatkan gugatan cerai secara tertulis;
  2. Memberikan gambaran terkait proses persidangan hingga akibat-akibat perceraian;
  3. Mewakili klien disetiap persidangan, kecuali sidang mediasi;
  4. Membantu klien menyusun bukti-bukti yang diperlukan dalam mengurus perceraian;
  5. Membantu mengambil putusan dan akta cerai.

__________

Legal Keluarga

Konsultasi dengan jasa pengacara perceraian Legal Keluarga seputar pengurusan perceraian, hak asuh anak serta pembagian harta gono gini :

Telepon/ WhatsApp : 0813-8968-6009

Email : klien@legalkeluaga.id

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?